Loading...

Lebaran Betawi : Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Jakarta Kota Global

Sumber : jakarta.go.id (press release) Admin 4 13 Apr 2026
Lebaran Betawi : Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Jakarta Kota Global

Lebaran Betawi 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada tanggal 10–12 April 2026 berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara budaya yang menarik. Kegiatan ini mengusung tema Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Jakarta Kota Global. Selain ini kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan pelestarian budaya Betawi sebagai identitas Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut hadir dan mengapresiasi penyelenggaraan Lebaran Betawi sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga, merawat, melestarikan, dan mengembangkan budaya Betawi di tengah keberagaman ibu kota.  

“Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ruang kebersamaan yang hangat. Tradisi ini mengingatkan kita untuk terus memperkuat nilai-nilai budaya Betawi sebagai identitas Jakarta,” ujarnya.

Gubernur Pramono menegaskan, Lebaran Betawi akan terus didukung sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan, dengan Lapangan Banteng sebagai salah satu lokasi ikonik. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan berbagai perayaan lintas agama dan budaya turut berkontribusi pada meningkatnya kualitas kehidupan sosial masyarakat.
 

“Ini menjadi kabar baik. Jakarta kini tercatat sebagai kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura. Kita telah melampaui Bangkok, Manila, Kuala Lumpur, dan Hanoi. Capaian ini tidak lepas dari kebersamaan, kerukunan, dan persatuan warga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi sekaligus Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, Fauzi Bowo, menegaskan Lebaran Betawi memiliki makna lebih dari sekadar seremoni pasca-Idulfitri. Tradisi ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk menjaga dan melestarikan budaya Betawi sebagai bagian dari identitas kota.

Fauzi, yang akrab disapa Foke, juga menyoroti tradisi antaran dalam Lebaran Betawi sebagai simbol penghormatan kepada yang lebih tua. Tradisi tersebut selaras dengan tema “Lebaran Betawi untuk Jakarta: Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Kota Global”.